Duta Damai Regional Jawa Timur
Duta Damai Regional Jawa Timur dibentuk dan dikukuhkan pada 27 Juli 2017 dan kemudian melakukan regenerasi pada 07-10 September 2020, guna menyebarkan konten-konten positif dan sebagai cara kontra narasi negatif di dunia maya. Serta untuk mencegah penyebaran konten-konten yang mengandung radikalisme dan terorisme serta informasi atau berita palsu (hoaks).

Tagged: Perdamaian

0

Peryataan Sikap; Bersama BNPT Kita Cegah Teorisme

Keberadaan Duta Damai Dunia Maya ini menjadi strategis dan penting karena generasi muda menjadi kelompok yang rentan dari propaganda kelompok radikal terorisme baik di lingkungan sosial maupun di media sosial. Karena itulah, BNPT mengajak generasi mileniela melalui Duta Damai untuk memberikan imunisasi dan vaksinasi melalui edukasi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh paham dan ajakan kelompok radikal terorisme.

0

Lampor dan Perdamaian

Dari pembicaraan di ruang tamu rumahku ini, memunculkan sedikit pertanyaan dibenakku. Apa jangan-jangan ini sebuah bentuk pengalihan isu dari lonjakan kasus COVID-19 yang tinggi? Entahlah, yang jelas kita hanya bisa menaati peraturan yang ada dan menjaga diri sebaik mungkin.

0

Pancasila Bagi Generasi Millenial Jaman Now

Kita harus berada di garda terdepan, dengan mengingat nilai-nilai luhur Pancasila. Selalu bersemangat, menghormati perbedaan, rela berkorban, pantang menyerah, nasionalisme, optimisme, kebersamaan serta percaya diri harus ada pada diri kita.

0

Cara Jitu Menjadi Pahlawan Millenial

Sebagai makhluk yang dianugrahi akal tentunya manusia mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk. Sederhananya, saring sebelum sharing informasi yang kita terima menjadi poin penting agar kiranya ketika ada informasi hoaks, berbaur sara dan menimbulkan perpecahan bisa berhenti di kita. Lebih elok lagi apabila kita mampu mengklarifikasi dan mencari tahu kebenarannya.

google.image 0

Kontribusi Perempuan dalam Mengimplementasikan Pancasila di Era Industri 5.0

Memandang perempuan sebelah mata dan menganggap perempuan hanya mampu bekerja di ranah domestik (rumah tangga) tentu kurang tepat. Sikap seperti ini tidak sesuai dengan nilai-nilai moral yang terkandung dalam Pancasila. Hakikatnya Pancasila menghargai keberadaan perempuan. Dalam sejarah panjang Indonesia, perempuan tercatat memiliki kontribusi besar dalam menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila.

google.com/kemajemukan 0

Perdamaian untuk Semua Umat Indonesia

Perdamaian di negeri ini nampaknya masih belum diterima oleh semua kalangan. Kelompok-kelompok yang dipandang sebagai minoritas sering masih diabaikan. Kelompok minoritas masih termarjinalkan, tak teranggap dan jauh dari kedamaian, baik damai secara spiritual, moril dan sosial.