Duta Damai Regional Jawa Timur
Duta Damai Regional Jawa Timur dibentuk dan dikukuhkan pada 27 Juli 2017 dan kemudian melakukan regenerasi pada 07-10 September 2020, guna menyebarkan konten-konten positif dan sebagai cara kontra narasi negatif di dunia maya. Serta untuk mencegah penyebaran konten-konten yang mengandung radikalisme dan terorisme serta informasi atau berita palsu (hoaks).

Monthly Archive: October 2020

google.image 0

Kontribusi Perempuan dalam Mengimplementasikan Pancasila di Era Industri 5.0

Memandang perempuan sebelah mata dan menganggap perempuan hanya mampu bekerja di ranah domestik (rumah tangga) tentu kurang tepat. Sikap seperti ini tidak sesuai dengan nilai-nilai moral yang terkandung dalam Pancasila. Hakikatnya Pancasila menghargai keberadaan perempuan. Dalam sejarah panjang Indonesia, perempuan tercatat memiliki kontribusi besar dalam menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila.

google.image 0

Wanita Tangguh Dibalik Lantangnya Sumpah Pemuda

Salah satu wanita tangguh tersebut adalah Nona Poernomowulan. Dilasir dari tagar.id, Poernomowulan adalah seorang guru yang aktif dalam dunia pendidikan dan pembinaan para pemuda. Kala itu beliau menjadi salah satu pembicara yang naik ketas mimbar saat kongres berlangsung. Tindakan tersebut adalah representasi dari kesetaraan dan kemanusian yang sedang ditindas kala itu.

google.image 0

Jihad Santri Milenial Di Era Disrupsi

Santri harus mampu mencegah, menangkal, melawan isu-isu radikalisme dan terorisme yang yang sedang berkembang. itulah jihad santri milenial di era disrupsi. Dakwah digital merupakan kunci, apabila konten-konten positif terangkat tentunya konten negatif akan terminimalisir dengan sendirinya.

0

KH. Hasyim Asy’ari dan Pendidikan Islam

Kepedulian Kyai Hasyim Asyari terhadap tanah air juga diwujudkan melalui pendidikan agama yang memperkokoh semangat kebangsaan dan kemajuan, karena pada waktu itu orang berpikir tentang kemerdekaan, belum berpikir tentang pendidikan, namun beliau sudah memikirkan hal itu. Kyai Hasyim memiliki komitmen yang kuat di bidang pendidikan dan pemberdayaan umat.

google.image 0

Santri dan Kepedulian Terhadap Kesehatan

Gudikan adalah penyakit kulit seolah menjadi identitas santri, kalau belum gudikan maka belum sah dikatakan menjadi santri. Begitulah kiranya pandangan orang atau stigma terhadap kaum sarungan. Stigma yang cukup memilukan di dunia kepesantrenan.

google.image 0

Hari Santri Sebagai Kebangkitan Kaum Sarungan

Tidak bisa dipungkiri berdirinya Bangsa Indonesia tidak lepas dari peran kiai dan santri. Semenjak kedatangan kolonial Inggris dan Hindia Belanda ke Nusantar,a banyak para ulama yang melakukan pemberontakan atas kebijakan yang merugikan masyarakat pribumi. Salah satu tokoh ulama yang masyur dalam melawan kolonialisme adalah Pangeran Diponegoro.

pinterest.com 0

Memandang Keniscayaan

Berbeda adalah sebuah keniscaayaan harus dihadapi dan tak bisa dipungkiri. Jangankan perbedaan agama, kembar identik sekalipun pasti memiliki perbedaan diantara keduanya.

google.image 0

Islam yang Inklusif

Membangun umat yang beragam, agar terjalin cinta, saling mengasihi, tentu ada sebuah pengorbanan yang amat keras. Umat yang majemuk, baik agama, ras, suku, etnis, budaya dan bahasa, harus terbangun berlandaskan perdamaian antar umat.