Millenial, Bijak dalam Berpola Pikir Kritis

Millenial, Bijak dalam Berpola Pikir Kritis

Di era modern saat ini peran generasi millenial sangatlah penting dalam berbagai macam aspek, terutama aspek dalam berperan sebagai anak bangsa yang dapat memiliki pola pikir yang kritis dan sistematis, bagaimana tidak? Mengingat saat-saat ini negara Indonesia sedang dihadapkan dengan berbagai macam persoalan dan permasalahan yang menjadi bahan perdebatan dari berbagai macam kalangan. 

Generasi millenial saat ini diharapkan dapat bijak dalam berfikir kritis dan sistematis dalam menghadapi beberapa permasalahan yang  saat ini banyak dipersoalkan dalam Negara Indonesia. Mengapa generasi millenial harus memiliki kebijakan dalam berpolah pikir kritis dan sistematis? Seperti yang kita ketahui dalam peristiwa demonstrasi mahasiswa pada tanggal 24 september 2019. Seluruh mahasiswa Indonesia pada tanggal tersebut menyampaikan  berbagai aspirasi didepan kantor DPR RI terkait beberapa pasal RUU kontroversial yang dianggap tidak layak untuk di sahkan.

Upaya mahasiswa melakukan pergerakan tersebut tidak lain adalah untuk menolak pengesahan beberapa pasal RUU yang dianggap kurang bijak. Namun pada beberapa tempat aksi pergerakan mahasiswa diwarnai dengan kericuhan. Dimana kericuhan tersebut melibatkan oknum kepolisian yang saat itu tengah mengamankan berjalannya aksi pergerakan mahasiswa didaerah Sulawesi. Banyak korban berjatuhan akibat kericuhan yang terjadi dihari tersebut, dan dengan adanya kejadian tersebut kembali menuai banyak pertanyaan dan kembali menjadi permasalahan bagi berbagai kalangan terutama kalangan masyarakat.

Aksi penyampaian aspirasi yang disampaikan oleh generasi millenial bangsa yang seharusnya didengar dan dipertimbangkan oleh pemerintah justru  menimbulkan peristiwa yang tidak seharusnya terjadi. Banyak berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat atas kejadian yang terjadi pada tanggal 24 september 2019 tersebut. Mengapa pihak kepolisian yang seharusnya dapat mengayomi masyarakat bisa bertindak tanpa berpikir nasionalisme seperti itu? Bukankah mahasiswa juga merupakan generasi anak bangsa yang seharusnya mendapat ruang untuk menyampaikan beberapa aspirasi yang harus di dengarkan dengan bijak oleh para wakil rakyat?

Indonesia merupakan negri yang penuh dengan keberanekaragaman ras dan budaya. Dengan adanya keberanekaragaman tersebut dapat dikatakan Indonesia merupakan suatu Negara yang seharusnya penuh kedamaian dan persatuan. Generasi millenial Indonesia merupakan garda terdepan bangsa dalam upaya perdamaian bangsa dari beberapa persoalan yang baru-baru ini banyak terjadi dalam negri ini. Generasi millenial diharapkan dapat memiliki sebuah mindset yang bijak dalam berpikir kritis dan sistematis agar tidak salah dalam menanggapi berbagai persoalan yang dianggap kontroversial.

Pentingnya peran para generasi millenial dalam kebijakan berkomunikasi,berpikir kritis dan sistematis sangatlah berpengaruh dalam beberapa hal. Banyak kita ketahui bersama dalam persoalan perubahan pasal RUU kontroversial yang menggerakkan seluruh elemen mahasiswa dari berbagai penjuru untuk menyampaikan aspirasi terkait hal tersebut. 

Mengapa generasi millenial harus dapat bijak dalam berpikir kritis dan sistematis dalam menyuarakan aspirasi? Tentunya agar para generasi anak bangsa tidak mudah terpengaruh dengan  oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mungkin hanya memanfaatkan situasi dari berbagai persoalan yang saat ini banyak terjadi dan tengah menjadi bahan perbincangan. Sehingga gerakan dalam menyuarakan aspirasi yang diharapkan dapat berjalan dengan penuh perdamaian dapat memperoleh respon yang baik dari pemerintah justru menjadi peristiwa yang  banyak menjatuhkan korban dari para aktivis millenial.

Bukankah peran para generasi anak bangsa sangatlah penting bagi perdamaian dan persatuan bangsa? Jika anak bangsa tidak dapat bijak dalam berpikir kritis dan sistematis, maka dalam menanggapi suatu persoalan ataupun memberikan suatu gagasan tidak dapat relevan  dengan bukti dan data yang ada. Dan dalam hal ini akan banyak menimbulkan beberapa statement yang dapat memecah belah keutuhan negri ini dan bisa saja dapat membuka ruang bagi oknum-oknum yang memang secara sengaja memanfaatkan situasi yang ada untuk semakin memperkeruh suasana.

Pentingnya berpikir kritis dan sistematis bagi generasi muda bangsa juga sebagai sarana agar para generasi bangsa dapat menfilter segala informasi benar  yang ada dengan sesuai dan tidak mudah dalam menerima informasi yang salah. Jadi, intinya jika generasi muda bangsa dapat berpikir kritis dan sistematis, hal tersebut dapat memiliki peran dalam perdamaian negri dan dapat melindungi generasi bangsa yang saat ini rawan terpapar hal-hal yang dapat merusak moral dan hal-hal yang dapat mempengaruhi kedamaian negri. Jadi, jika ada upaya para generasi millenial untuk menyuarakan aspirasi maka apakah dapat dikatakan mereka salah atau bahkan tindakan mereka untuk menyampaikan aspirasi di negri ini harus memperoleh tanggapan dan tindakan yang dapat dikatakan upaya untuk mewakili suara rakyat dalam permasalahan kontroversial yang ada?

Indonesia adalah negara yang penuh kedamaian, generasi millenial bangsa merupakan generasi yang akan menjadi generasi penerus bangsa yang kebijakan dalam berpikirnya dapat memiliki peran  dalam perdamaian dan kemajuan bangsa dan negara.


Penulis: Zuliyana (mahasiswi IAI Qomaruddin Gresik)
Sumber gambar: sukabacainformasi.blogspot.com

Tinggalkan Komentar