OPINI

Jurnalisme Damai dan Pentingnya Media Alternatif

Jurnalisme Damai dan Pentingnya Media Alternatif

Sejak era Tirto adhi Soeryo dan pelopor pers dulu hingga sekarang, jurnalisme memiliki peran penting dalam mengantarkan kemerdekaan bangsa. Tidak hanya itu, dari per situ juga eksistensi bangsa dan negara menjadi nyata. Pers...

Read More
Memutus Penyebaran Virus Kekerasan

Memutus Penyebaran Virus Kekerasan

Bagaimana perasaanmu saat ini? Apakah merasa ketakutan karena dihantui bayangan virus Corona? Virus corona memang perlu diwaspadai karena tanpa kita sadari bisa saja menjangkiti kita, orang tua, anak bahkan orang-orang yang kita sayangi...

Read More
Klepon yang Diharamkan di Negerinya

Klepon yang Diharamkan di Negerinya

Apa yang tak cukup penting dari lelucon. Lelucon kadang perlu bahkan wajib saat sekelumit hidup diselimuti kebuntuan logika. Bagi komedian, lelucon adalah jalan lain yang mesti dipakai saat akal sehat tak lagi mampu...

Read More
Nasionalisme dan Matinya Khilafah

Nasionalisme dan Matinya Khilafah

Dalam berbagai diskursus, Khilafah dan Nasionalisme tak pernah kunjung usai. Dua hal ini terus menjadi bola liar yang terus-terusan saling baku hantam dalam narasi-narasi yang argumentatif tentunya. Terus-terusan dipertentangkan. Artinya, ada penarikan benang...

Read More
Waspada Dari Sikap Ekstrem; Kita Harus Perkuat Sanad Keilmuan

Waspada Dari Sikap Ekstrem; Kita Harus Perkuat Sanad Keilmuan

Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau saat ini banyak pemuda urban yang belajar keilmuan agama dari internet. Di sisi lain, internet memang menyediakan banyak sekali informasi yang dibutuhkan dalam segala aspek, termasuk dalam...

Read More
Bangun Spiritualitas Berbangsa di Tengah Normal Baru

Bangun Spiritualitas Berbangsa di Tengah Normal Baru

Ramadan boleh berlalu, tapi intuisi dan keindahannya adalah keseharian kita, umat manusia. Kita boleh sedih ditinggalkannya, tapi kita perlu berbahagia karena nafas Ramadan adalah nafas amal baik kita setiap harinya. Penggemblengan spiritual selama...

Read More
Vaksin untuk Para Ekstrimis

Vaksin untuk Para Ekstrimis

Sifat naluriah manusia yang selalu ingin tahu akanmengantarkannya pada sebuah penemuan baru dan memberikan jalan keluar dari persoalan yang dihadapi. Sejakzaman nenek moyang kita hidup dalam kafilah-kafilah, pikiran manusia selalu menggali dan mencari jalan keluar ataspersoalan-persoalan yang dihadapi. Dan tak jarang buah pikirdari nenek moyang masih kita gunakan sampai saat ini.  Kerja-kerja seperti itu, saat ini dilanjutkan oleh alim ulama’. Mereka selalu berjuang memeras otak untuk mencari jalankeluar atas situasi sulit yang dihadapi, seperti kondisi yang bersama-sama kita alami saat ini, yakni pandemi. Alim ulama’ di sini menggunakan makna harfiah, bukan makna istilah. Sehingga makna alim ulama’ adalah orang yang memilikiilmu, bukan hanya kiai atau ustaz. Para alim dalam bidang agama, beliau semua mencari jalankeluar atas persoalan umat dalam menghadapai pandemi. Mereka bermusyawarah dan menilik dalil-dalil yang cocokdan maslahat untuk umat. Para alim dalam bidang sains, mereka menelateni penelitian untuk mencari solusi-solusimenghadapi virus nakal ini. Mereka mengedukasi masyarakatuntuk hidup sehat disertai dengan alasan-alasan yang rasional. Para alim bidang tata negara juga tengah berdiskusi tentangmenyiapkan keseimbangan negara. Aspek dan dimensi negara amat sangat luas, sehingga perlu diseimbangkan satu samalain agar tetap berkembang meskipun semenjana. Usaha dalam mencari jawaban atas semua persoalan tentutidak selamanya berjalan mulus dan nyak-nyuk. Persis sepertimencari emas dalam tumpukan tanah. Dari jauh, tambangemas memang hanya seperti gundukan tanah tak berharga, tetapi bukan ilmuwan ketika meninggalkan gundukan itubegitu saja. Dengan pelan-pelan mereka membongkar, memilah, dan memilih hal penting dari elemen-elemenpengotor. Dengan ketelatenan akhirnya si penambang itumemiliki emas yang berharga. *** Saat ini, iklim informasi yang kita hadapi bak banjir bandang, Terlalu kencang dan menakutkan. Arus informasi yang tersedia di sosial media bukan kepalang banyaknya. Bahkanmungkin sampai umur kita usai, kita tidak akan bisamenyelesaikan membaca semua informasi yang tersedia di sosial media. Apalagi informasi-informasi itu juga selaludiperbarui tiap harinya.  Para pemilik media pun terjebak dalam perangkap gim badaiinformasi ini. Mereka membiarkan dirinya menghamba pada kecepatan, bukan lagi soal akurasi berita yang disampaikan. Akhirnya banjir informasi di sosial media pun semakinmenjadi-jadi. Iklim banjir informasi tentu akan menumbuhkan akibat pada pengguna aktif sosial media. Sistem kerja otak manusia akanmengikuti iklim kerja sosial media. Otak menjadi terbiasadengan kecepatan informasi, selain itu otak juga menjadisering lalai karena adanya sistem notifikasi yang seringmerebut atensi.  Konsekuensi atas iklim seperti ini adalah semakin dangkalnyakita membaca. Dulu, ketika era buku berjaya, orang bisaduduk berjam-jam hanya untuk membaca. Mereka hanyutdalam apa yang mereka baca dan mereka juga terbiasamembaca sangat dalam. Otak mereka juga terbiasa untukkonsentrasi dalam waktu yang sangat lama.  Tapi itu semua berubah saat gawai pintar datang di tengah-tengah kita. Salah satu perubahan besar yang dilakukan gawaipintar adalah sistem notifikasi, sebuah sistem yang membuatkita bisa tahu kabar orang dengan sangat cepat....

Read More
Moderasi; Vaksin Deradikalisasi Menjalani Era New Normal di Tengah Pandemi

Moderasi; Vaksin Deradikalisasi Menjalani Era New Normal di Tengah Pandemi

Oleh Nuril Qomariyah Pandemi belum usai, penambahan jumlah pasien positif Covid-19 terus ada setiap harinya. Terlebih di Jawa Timur. Sampai hari Rabu (17/06/2020) tercatat sekitar 8.529 pasien positif di Jawa Timur yang tersebar...

Read More
Covid19 dan Informasi Sesat Resahkan Masyarakat

Covid19 dan Informasi Sesat Resahkan Masyarakat

Sejak merebaknya virus covid-19 atau yang biasa disebut corona pada awal tahun 2020 yang pertama kali ditemukan di Wuhan China. Sejak itu pula media berbondong-bondong untuk menjadi yang terdepan dalam menyajikan informasi. Media...

Read More
Tantangan Pancasila Hari Ini; Dari Ideologi Impor, Benalu sampai Menghadapi Pandemi

Tantangan Pancasila Hari Ini; Dari Ideologi Impor, Benalu sampai Menghadapi Pandemi

Pancasila sebagai jati diri bangsa selalu punya tantangan setiap masanya. Pertanyaan reflektif seperti ini “Apakah kesepakatan kita berbangsa ini selalu relevan dengan zaman yang terus bergerak?” penting untuk terus diulang pertanyaannya dan terus...

Read More